Kulit yang gatal, bersisik, atau meradang dapat membuat hewan peliharaan dan pemiliknya kesal. Masalah kulit merupakan salah satu alasan paling umum untuk mengunjungi dokter hewan — dan meskipun awalnya tampak sepele, masalah ini dapat dengan cepat berubah menjadi ketidaknyamanan yang serius jika tidak diobati. Beberapa penyebab yang paling sering terjadi adalah alergi (dari makanan, kutu, atau lingkungan), infeksi jamur, bintik-bintik panas bakteri, dan parasit seperti kutu atau tungau. Anjing mungkin menggaruk atau menjilati secara berlebihan, sementara kucing mungkin terlalu sering merawat diri atau mengembangkan bercak-bercak botak. Jika Anda melihat kemerahan, benjolan, koreng, atau bau yang tidak biasa, itu pertanda bahwa penghalang kulit hewan peliharaan Anda terganggu. Bagian yang sulit? Gejala kulit sering kali terlihat sama, meskipun penyebabnya sangat berbeda. Itulah sebabnya diagnosis yang tepat dari dokter hewan sangat penting. Mereka mungkin menjalankan tes untuk memeriksa infeksi, alergi, atau parasit. Perawatan dapat melibatkan sampo yang mengandung obat, krim antijamur atau antibiotik, obat oral, atau perubahan pola makan — tergantung pada akar penyebabnya. Mencegah masalah kulit dimulai dengan kebersihan yang baik, pola makan yang bergizi, dan pemeriksaan rutin. Mendeteksi kondisi kulit lebih awal sering kali berarti pemulihan yang lebih cepat, mengurangi stres bagi hewan peliharaan Anda, dan mengurangi biaya perawatan. Tips untuk Mendeteksi dan Menangani Masalah Kulit Lebih Awal: Periksa kulit hewan peliharaan Anda setiap minggu — terutama di bawah kaki, perut, dan telinga. Gunakan pencegah kutu sepanjang tahun, bahkan untuk hewan peliharaan dalam ruangan. Hindari mengganti makanan terlalu sering, yang dapat memicu kepekaan. Mandikan hanya saat diperlukan — terlalu banyak mencuci dapat mengeringkan kulit. Jika gatal atau rambut rontok berlangsung lebih dari beberapa hari, hubungi dokter hewan Anda. Kesimpulan: Jangan Abaikan Garukan Sesekali menggaruk adalah hal yang normal — tetapi gatal yang terus-menerus atau kulit yang teriritasi adalah cara hewan peliharaan Anda mengatakan, "Saya butuh bantuan." Dengan deteksi dini dan perawatan yang tepat, sebagian besar masalah kulit dapat diatasi sepenuhnya. Kuncinya adalah bertindak cepat dan memberikan kenyamanan yang layak bagi sahabat berbulu Anda. Memberikan makanan terbaik yang adalah salah satu upaya untuk menjaga kesehatan kulit dan bulu dari dalam. Nature Bridge Daily Care Hair & Skin terbaru sudah dilengkapi nutrisi dan protein terbaik agar kebutuhan anabul terpenuhi secara optimal. Kamu bisa mendapatkan Nature Bridge Daily Care Hair and Skin di Official E-commerce Nature Bridge Indonesia.
Halo NBFriends! NatureBridge kembali lagi dengan acara Flexing on the Bridge! Kegiatan outdoor seru bersama Pawrent dan juga Pawfriends pada tanggal 16 Maret 2024 kemarin di Tell ‘N Tails, Lembang Bandung diselenggarakan meriah bersama puluhan peserta dari seluruh kota Bandung. Flexing on the Bridge di ikuti oleh berbagai komunitas anjing dan juga ras anjing kecil hingga besar. Seperti corgi, poodle, golden retriever, siberian husky, alaskan malamute dan masih banyak lagi. Tidak hanya itu, kegiatan Flexing on the Bridge yang berlangsung dari jam 10 pagi hingga 4 sore ini terdapat banyak lomba yang di banjiri hadiah juga loh! Ada lomba Fun Dog Walk yang dilakukan di pagi hari dimana Pawrent dan anabul berjalan-jalan di sekitar kawasan Tell ‘N Tails Dog Park yang asri dan sejuk. Fun Agility, dimana para anbul beradu ketangkasan, Basic Obidient lomba untuk mengetes trik yang di kuasai anabul, Eating Contest dan Testimonial LOHAS yang di sponsori oleh NatureBridge, serta lomba Come to Mama yang di sponsori oleh Flexi Dog Leash. Kegiatan Flexing on the Bridge ini merupakan ajang bonding yang bertujuan untuk anabul dan juga Pawrent. Menghabiskan waktu bersama hewan peliharaan di luar ruangan dengan menyenangkan sangat berpengaruh pada kesehatan dan juga mood dari hewan peliharaan kita. Selain bertemu dengan teman baru untuk anabul NBFriends juga bisa sharing bersama Pro Train Pet Camp seputar pelatihan anjing, sekaligus mencoba dry food dari NatureBridge dan juga dog leash paremium buatan Jerman dari Flexi. Jadi sambil bermain bermain bersama anbul, sharing, NBFriends juga bisa belanja kebutuhan anabul dari NatureBridge dan juga Flexi Dog Leash di stand yang sudah disediakan. Tapi jika NBFriends ketinggalan untuk berbelanja, NBFriends tetap bisa mendapatkan produk-produk NatureBridge dan juga Flexi Dog Leash di Official E-commerce CP Petindo ya. Buat NBFriends yang belum bisa ikut Flexing on the Bridge jangan khawatir karena Flexing on the Bridge akan di adakan di banyak kota-kota besar di Indonesia. Cek terus sosial media @naturebridgeid, @flexileashid, dan juga @loveyourpetid ya untuk mengetahui info acara Flexing on the Bridge. Tunggu kehadirannya di kotamu ya!
LADIES, memiliki hewan peliharaan seperti kucing memang menyenangkan, ya. Tampilannya yang imut mengundang rasa gemas. Belum lagi tingkah lucu dan manjanya, menjadi hiburan pereda penat. Tak jarang, terjalin ikatan kasih sayang yang kuat antara pemilik dengan kucingnya, hingga muncul sebutan anabul (anak bulu) untuk peliharaan kesayangan ini.Satu hal penting dalam memelihara kucing, kita perlu memperhatikan asupan makanannya. Sebab, kesehatan dan kesejahteraan kucing bergantung pada nutrisi yang mereka terima setiap hari. Makanan yang baik tidak hanya menjaga kesehatan kucing secara umum, tetapi juga membantu mencegah dan membantu penyembuhan sejumlah penyakit. Berikut hal-hal yang perlu dipertimbangkan dalam memilih produk makanan kucing. Pahami Kebutuhan Nutrisi Kucing Kucing adalah hewan karnivora, mereka membutuhkan daging untuk mendapatkan nutrisi yang mereka butuhkan. Nutrisi utama yang harus ada dalam makanan kucing adalah protein hewani. Sumber protein berkualitas tinggi meliputi daging ayam, daging sapi, ikan, dan hati. Protein adalah komponen utama dalam diet kucing. Protein berperan untuk pembangunan otot dan memperbaiki jaringan tubuh. Selain protein, kucing juga membutuhkan lemak, karbohidrat, vitamin, dan mineral. Baca Label Dengan Teliti Saat memilih makanan kucing, penting untuk membaca label pada kemasan dengan teliti. Label tersebut memberikan informasi tentang kandungan nutrisi dan bahan-bahan yang digunakan. Pastikan bahan utama adalah sumber protein hewani, seperti daging ayam, daging sapi, atau ikan. Bahan-bahan ini sebaiknya tercantum di bagian atas daftar bahan. Pastikan makanan tersebut mengandung protein, lemak, karbohidrat, vitamin, mineral, dan serat dalam jumlah yang seimbang.Beberapa makanan kucing mungkin mengandung bahan pengisi seperti jagung, gandum, atau kedelai yang rendah nutrisi dan kurang dibutuhkan oleh kucing. Hindari produk yang mencantumkan bahan-bahan ini dalam jumlah besar. Hindari juga kandungan pewarna, perasa, dan pengawet kimia. Perhatikan Usia Dan Kondisi Kesehatan Kucing memiliki kebutuhan nutrisi yang berbeda tergantung pada usia dan kondisi kesehatannya. Pilih makanan yang sesuai dengan tahap kehidupan kucing. Anak kucing misalnya, membutuhkan makanan tinggi protein dan lemak untuk mendukung tumbuh kembangnya. Kucing dewasa dan senior juga memiliki kebutuhan yang berbeda, terlebih untuk kucing yang mengalami gangguan kesehatan tertentu.Founder Bridge Petcare Jerry Xu menjelaskan, kondisi iklim tropis dan kelembapan yang tinggi di Indonesia, ditambah dengan karakteristik kucing yang tidak suka minum membuat kucing rentan mengalami penyakit kulit dan bulu, juga gangguan saluran kemih. “Berdasarkan survei yang dilakukan di sejumlah klinik hewan Indonesia, penyakit kulit, bulu, dan saluran kencing menjadi gangguan yang sering terjadi pada kucing,” ujar Jerry.Para pemilik kucing, lanjutnya, dapat memanfaatkan produk makanan yang memang diformulasikan khusus untuk kucing dengan gangguan kesehatan tertentu. Contohnya, seri terbaru Daily Care dari NatureBridge yang baru diluncurkan di Indonesia yaitu Hair & Skin untuk membantu mengatasi masalah kulit dan bulu, Urinary untuk kucing dengan gangguan kemih, serta Mother & Baby untuk kucing hamil, menyusui, dan bayi kucing.“Seri Daily Care merupakan functional daily pet food yang menggunakan teknologi freeze dried, yaitu proses pembekuan daging asli di suhu -38 derajat celcius selama 26 jam. Semoga, dengan makanan berkualitas yang sesuai dengan usia dan kondisi kesehatan kucing, para pet owner dan hewan kesayangannya dapat hidup lebih sehat, bahagia, dan menua bersama,” kata Jerry. Pantau Reaksi Kucing Jangan lupa, ketika memperkenalkan makanan baru pada kucing, pantau reaksi mereka dengan cermat. Perhatikan perubahan aktivitas, kondisi bulu, dan pencernaannya. Beberapa tanda bahwa makanan tersebut cocok untuk kucing antara lain kucing aktif dan energik dan bulu tumbuh sehat. Bulu kucing yang lebat, lembut, dan berkilau menandakan ia mendapatkan nutrisi cukup. Selain itu, perhatikan pencernaannya, kotoran yang normal dan tidak berbau menyengat menandakan asupan makannya cocok untuk pencernaan kucing. Jika kucing menunjukkan tanda-tanda alergi atau mengalami masalah pencernaan, segera konsultasikan dengan dokter hewan dan pertimbangkan untuk mengganti makanan tersebut. (Sumber: https://mediaindonesia.com/jelita/688378/jaga-kesehatan-kucing-kesayangan-dengan-makanan-tepat)